Update Longsor Situkung Korban Meninggal 3 Orang 25 Hilang

Update Longsor Situkung Korban Meninggal 3 Orang 25 Hilang

Nov 20, 2025 - 09:28
 0  337
Update Longsor Situkung Korban Meninggal 3 Orang 25 Hilang

Banjarnegara - Dalam suasana duka yang masih menyelimuti kawasan Pandanarum, Komandan Kodim 0704/Banjarnegara Letkol CZI Teguh Prasetyanto, S.T., kembali menyampaikan perkembangan terbaru terkait bencana tanah longsor yang melanda Desa Pandanarum. Hingga Rabu, data sementara menunjukkan betapa besarnya dampak yang harus ditanggung warga setelah bencana besar itu mengguncang kawasan perbukitan di Banjarnegara.

Dandim menyampaikan sebanyak 931 warga terpaksa mengungsi ke berbagai titik pengungsian akibat rumah mereka rusak atau berada di zona rawan longsor susulan. Sementara itu, 5 warga masih menjalani perawatan di rumah sakit dan puskesmas, beberapa di antaranya mengalami luka berat.

Tragisnya, 3 warga telah ditemukan meninggal dunia, dan 25 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Upaya pencarian terus dilakukan dari pagi hingga sore, meski medan yang berat dan potensi longsor susulan membuat proses evakuasi harus dilakukan sangat hati-hati.

Longsor besar yang terjadi tidak hanya melanda satu titik. Sedikitnya empat dusun di Desa Pandanarum terdampak langsung, yakni Dusun Situkung, Dusun Karangjambe, Dusun Pundung, Dusun Tegalsari

Di Dusun Situkung, area yang disebut sebagai titik terparah, sebanyak 48 rumah warga tertimbun material longsoran. Tumpukan tanah, batu, dan pepohonan setinggi beberapa meter mengubah lanskap dusun yang sebelumnya ramai menjadi hamparan material cokelat pekat.

Sejak kejadian, TNI bersama BPBD, Basarnas, Polri, relawan, hingga masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pencarian dan membantu para pengungsi. Tenda-tenda darurat didirikan, dapur umum berjalan, dan logistik terus disalurkan.

Letkol CZI Teguh Prasetyanto tampak beberapa kali turun langsung ke titik pencarian, mengecek kesiapan personel dan memastikan kebutuhan pokok para pengungsi terpenuhi.

Dandim menyampaikan imbauan tegas sekaligus humanis kepada masyarakat, Tetap menjauhi lokasi longsor hingga dinyatakan aman oleh tim geologi dan petugas assessment.

Warga terdampak diminta tetap berada di pengungsian untuk keselamatan bersama, mengingat kondisi tanah masih sangat labil.

Relawan diminta selalu mengutamakan keselamatan diri, menggunakan alat pelindung diri, dan mengikuti instruksi tim SAR.

Bantuan yang masuk dimohon dikoordinasikan dengan posko utama agar distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

Meski suasana penuh keprihatinan, semangat gotong royong tampak kuat di tengah masyarakat Pandanarum. Di pos pengungsian, warga saling membantu, sementara petugas lintas sektor terus berupaya sekuat tenaga mengevakuasi korban dan memulihkan kondisi daerah terdampak.

Dandim menegaskan bahwa proses pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan. “Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami akan terus bekerja semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Bencana longsor di Situkung dan sekitarnya menjadi pengingat betapa rentannya wilayah Banjarnegara terhadap pergerakan tanah. Namun di tengah cobaan besar itu, solidaritas dan kepedulian bersama menjadi kekuatan terbesar untuk bangkit kembali.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow